Skip to main content
Market Update2 min read

BRICS vs Dollar: Bagaimana De-Dollarisasi Dorong Harga Emas ke Rekor Baru

Negara-negara BRICS gencar mengurangi ketergantungan pada dollar AS dan beralih ke emas. Tren de-dollarisasi ini jadi salah satu pendorong utama rally emas 2025-2026.

C

Chief Admin

Published 12 Februari 2026

BRICS vs Dollar: Bagaimana De-Dollarisasi Dorong Harga Emas ke Rekor Baru

Ada satu tren besar yang sedang mengubah lanskap keuangan global: de-dollarisasi. Dan di garis depan gerakan ini adalah BRICS — aliansi yang terdiri dari Brazil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, dan beberapa negara baru yang bergabung.

Apa hubungannya dengan harga emas? Ternyata sangat besar. Mari kita bahas.

Apa Itu De-Dollarisasi?

Sederhananya, de-dollarisasi adalah proses di mana negara-negara mengurangi penggunaan dan ketergantungan mereka pada Dollar AS dalam perdagangan internasional, cadangan devisa, dan transaksi keuangan global. Selama puluhan tahun, dollar mendominasi sebagai mata uang cadangan dunia. Tapi dominasi itu mulai terkikis.

BRICS dan Emas: Angka yang Berbicara

Data 2025 menunjukkan tren yang jelas:

  • Bank sentral BRICS+ menambahkan hampir 800 ton emas di 2025
  • Total cadangan emas BRICS kini melebihi 6,000 ton (sekitar 20-21% dari total cadangan bank sentral global)
  • Pangsa dollar dalam cadangan devisa global turun ke 56.3% di Q2 2025 — level terendah dalam 30 tahun
  • China (PBOC) membeli emas 14 bulan berturut-turut, menaikkan cadangan ke 2,262 ton

Kenapa BRICS Pilih Emas?

Setelah sanksi Barat membekukan ratusan miliar dollar cadangan devisa Rusia di 2022, negara-negara berkembang mendapat pesan yang jelas: menyimpan cadangan dalam dollar itu berisiko. Aset dollar bisa dibekukan atau disita kapan saja karena alasan politik.

Emas, sebaliknya, adalah aset yang "tidak bisa disanksi". Emas fisik yang disimpan di dalam negeri tidak bisa dibekukan oleh pihak asing. Ini menjadi daya tarik utama bagi negara-negara yang ingin melindungi kekayaannya dari risiko geopolitik.

Rencana Mata Uang Bersama BRICS

Yang lebih menarik, BRICS dikabarkan berencana meluncurkan mata uang bersama yang didukung sebagian oleh emas di 2026. Meskipun masih dalam tahap perencanaan, wacana ini sudah cukup untuk mendorong akumulasi emas oleh negara-negara anggota.

Dampak Jangka Panjang ke Harga Gold

De-dollarisasi bukan tren jangka pendek — ini perubahan struktural yang bisa berlangsung bertahun-tahun bahkan berdekade. Selama tren ini berlanjut, permintaan emas dari bank sentral akan tetap tinggi, memberikan support fundamental yang kuat untuk harga gold.

Wells Fargo bahkan menargetkan emas bisa mencapai $6,100-6,300 di 2026, sebagian besar karena faktor de-dollarisasi dan pembelian bank sentral ini.

Bagi trader Indonesia, memahami dinamika global seperti de-dollarisasi ini penting untuk mengambil keputusan trading yang lebih informed. Di Trident Trading Academy, kami memastikan member kami selalu update dengan analisa fundamental terkini untuk mendukung strategi trading mereka.

BRICSde-dollarisasidollargoldgeopolitikmarket update

Siap Tingkatkan Skill Trading?

Bergabung dengan ribuan trader yang sudah berkembang bersama Trident Academy