Bank Sentral Dunia Borong 863 Ton Emas di 2025: Sinyal Apa Ini?
Bank sentral seluruh dunia membeli 863 ton emas di 2025. Polandia, Kazakhstan, dan China memimpin pembelian. Ini sinyal besar untuk pasar gold.
Chief Admin
Published 12 Februari 2026


Data dari World Gold Council mengungkap fakta menarik: sepanjang 2025, bank sentral seluruh dunia membeli 863 ton emas. Meskipun sedikit di bawah angka 1,000 ton yang tercatat di 2022-2024, jumlah ini masih jauh di atas rata-rata historis 400-500 ton per tahun.
Pertanyaannya: kenapa bank sentral dunia, yang notabene lembaga paling konservatif di dunia keuangan, terus membeli emas dalam jumlah masif? Dan apa artinya buat kita sebagai trader?
Siapa yang Paling Banyak Beli?
Tiga pembeli terbesar di 2025:
- Polandia — 102 ton (pembeli terbesar 2 tahun berturut-turut)
- Kazakhstan — 57 ton (pembelian tahunan tertinggi sejak data dimulai 1993)
- China (PBOC) — 14 bulan pembelian berturut-turut hingga Desember 2025, total cadangan mencapai 2,262 ton
Yang menarik, survei World Gold Council menunjukkan rekor 43% bank sentral menyatakan berencana menambah cadangan emas mereka — naik dari 29% di 2024.
Kenapa Bank Sentral Borong Emas?
Ada beberapa alasan utama:
- Diversifikasi dari Dollar AS — Setelah sanksi terhadap Rusia membekukan cadangan devisanya, banyak negara menyadari risikonya terlalu bergantung pada dollar
- Lindung nilai terhadap inflasi — Dengan utang pemerintah AS yang terus membengkak, kekhawatiran terhadap kestabilan dollar semakin meningkat
- Ketidakpastian geopolitik — Perang Rusia-Ukraina, ketegangan AS-China, dan konflik Timur Tengah mendorong permintaan safe-haven
- Persiapan BRICS currency — Banyak yang melihat akumulasi emas ini sebagai persiapan menuju mata uang bersama BRICS yang direncanakan di 2026
Dampak ke Harga Gold
Pembelian bank sentral sebesar 863 ton menciptakan demand floor yang sangat kuat untuk harga emas. Ini seperti ada "pembeli raksasa" yang terus menyerap supply apapun yang ada di pasar. Tidak heran harga emas naik 55-64% di 2025.
Dan untuk 2026, World Gold Council memproyeksikan pembelian bank sentral sekitar 755 ton — masih jauh di atas rata-rata historis. Artinya, support untuk harga gold tetap kuat.
Peluang untuk Trader
Dengan demand bank sentral yang terus tinggi, tren bullish emas masih punya fondasi yang kuat. Bagi trader, ini berarti peluang di sisi buy masih dominan. Tapi tentu saja, tidak ada tren yang naik terus tanpa koreksi.
Kuncinya adalah memahami kapan waktu yang tepat untuk entry dan exit. Di Trident Trading Academy, kami mengajarkan cara membaca pola-pola market menggunakan teknik kotak-kotak yang simpel tapi efektif untuk memaksimalkan momen-momen seperti ini.
Siap Tingkatkan Skill Trading?
Bergabung dengan ribuan trader yang sudah berkembang bersama Trident Academy